Rabu, 26 Oktober 2011

SEKAPUR SIRIH

  Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala pujian dan kesempurnaan hanya milik-Nya, Dia-lah Tuhan yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

û§Û 4 y7ù=Ï? àM»tƒ#uä Èb#uäöà)ø9$# 5>$tGÅ2ur AûüÎ7B ÇÊÈ Wèd 3uŽô³ç/ur tûüÏZÏB÷sßJù=Ï9 ÇËÈ

"Thaa Siin[1090] (Surat) Ini adalah ayat-ayat Al Quran, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan,Untuk menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman",(QS. An-Naml:1-2)

           Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad saw, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman, Amin.

Al-Qur’an adalah pelita ditengah-tengah kehidupan kaum muslimin. Al-Qur’an lah yang mampu menerangi dan menyinari ummat ketika kegelapan, kebodohan dan ketidak berdayaan meliputi. Al-Qur’an bukanlah karangan ilmiah yang ditulis untuk mendapatkan nilai semu dari pembacanya, kemudian sewaktu-waktu tergantikan atau bahkan terlupakan disebabkan munculnya tulisan-tulisan baru yang jauh lebih baik. Namun, lebih dari itu, Al-Qur’an merupakan mukjizat yang mampu memberikan kekuatan dan getaran positif di dalam kehidupan kaum muslimin, isinya bukan hanya dipuji, bahkan tidak akan pernah tergantikan dengan tulisan apapun yang datang setelahnya. 
Seiring dengan perjalanan waktu, perubahan zaman pun tidak bisa di hindari. Eksistensi Al-Quran pun sebagai sumber hukum dan petunjuk mendapat respon yang berbeda-beda dari kaum muslimin. Budaya Islam yang secara perlahan-lahan tereliminasi oleh budaya-budaya luar, ditambah lagi dengan pola fikir dan gaya hidup kaum muslimin yang  mulai dipengaruhi oleh pola fikir dan gaya hidup barat, menjadikan keyakinan kaum muslimin terhadap Al-Quran memudar.
Hal ini tentulah tidak boleh kita biarkan terus berlangsung. Kaum muslimin harus memiliki rasa tanggung jawab untuk mengembalikan Al-Quran ke tempat yang semestinya. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan memperkenalkan kembali nilai-nilai Al-Quran kepada generasi-generasi muda kaum muslimin saat ini. Generasi muda kita haruslah senantiasa terbiasa membaca dan mendengar pesan-pesan Allah melalui kitab suci Al-Quran. Hal ini diharapkan akan mampu menjadikan generasi kaum muslimin, generasi-generasi yang berkepribadian Al-Quran serta menjadi perisai dan benteng yang kokoh dalam kehidupannya di masa yang akan datang
Madrasah Al-Quran adalah salah satu lembaga pendidikan yang tampil sebagai jembatan bagi putera-puteri kaum muslimin dalam mengenal Al-Quran dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Di Madrasah ini, santri diajarkan untuk menjadikan Al-Quran sebagai sahabat dalam kesehariannya. Santri juga dibimbing untuk mengenal lebih jauh tentang Al-Quran, mulai dari membacanya, menghafalnya, memahaminya, mengetahui sebab turunnya ayat dan yang terakhir mengamalkan dan mendakwahkannya. Kita senantiasa memohon kekuatan dan pertolongan Allah, semoga dakwah ini terus berkembang dan mampu menghasilkan kader-kader Hafizh Al-Quran yang mampu dijadikan pemimpin ummat dimasa yang akan datang.
Akhirnya, kami mengharapkan kerja sama dari seluruh kaum muslimin untuk mendukung perjuangan ini, mari bersama-sama kita ciptakan suasana qurani ditengah-tengah keluarga, lingkungan dan  masyarakat kita tentunya kita juga tidak lupa, untuk menjadikan diri kita, termasuk orang-orang yang mencintai dan mengamalkan isi Al-Quran .


PROGRAM  AKADEMIK MADRASAH AL-QUR’AN

Sabtu, 29 Oktober 2011       : Khataman Al-Qur’an 30 Juz dalam rangka Tasyakkuran 1 tahun MQ_MDT_I

3 – 13 Nopember 2011         : Libur Hari Raya Idul Adha 1433 H
Akhir Desember                      : Ujian kenaikan tingkat & Pembagian hasil evaluasi santri
Awal Januari 2012                  : Libur semester & Penerimaan santri baru
Pertengahan Januari 2012  : Kembali aktif belajar periode Januari-Mei 2012


SUSUNAN KEPENGURUSAN MADRASAH AL-QUR’AN
Kepala Madrasah                     : Ust. M. Mahfuzh Al-Ayyubi, S.TH Al-Hafizh
Sekretaris                               : Ikram Sidqi
Bendahara                               : Wardani, S.TP
Koordinator TPQ                     : Ustzah Raudhah Tajuddin.
Koordinator Pra-Tahfizh          : Ustazah Nova Elvia Al-Hafizhah
Koordinator Tahfizh                : Ust. Alfian Nikmat Al-Hafizh

Tenaga Pengajar Marhalah Tahfizh Al-Qur’an
1.       Ust. M. Mahfuzh, S.TH Al-Hafizh
2.       Ust. Alfian Nikmat Al-Hafizh
3.       Ust. Rafsanjani Al-Hafizh
4.       Ust. Nuzul Azmi Al-Hafizh
5.       Ustz. Nova Elvia Al-Hafizhah

Tenaga Pengajar Marhalah Pra-Tahfizh
1.       Ustazah Raudhah Tajuddin
2.       Ustazah Zahratul Riza
3.       Ust. Ihsan Almauludi
4.       Ust. Reza

Tenaga Pengajar TPQ
1.       Ustazah Darmayanti, S.Pd
2.       Ustazah Rifka Khairuna, S.Pdi
3.       Ustazah Intan Maulinar
4.       Teguh Salsabila.

Rabu, 19 Oktober 2011

I. Visi dan Misi
-          Menanamkan nilai-nilai qur’ani di dalam jiwa generasi muda kaum muslimin
-          Membiasakan anak berinteraksi & bergaul dengan Al-Qur’an sejak dini.
-          Melatih kecerdasan Emosional,spiritual dan Intelektual anak dengan membiasakan  
       menghafal ayat-ayat Al-Qur’an
-          Menuntun generasi kaum muslimin untuk memahami isi Al-Qur’an sejak dini.
-          Menciptakan suasana dan lingkungan pergaulan yang Islami dan Qur’ani  

II. PROGRAM PENDIDIKAN

Program Khusus Tahfizhul Qur’an Santri ditargetkan mampu menghafal Al-Qur’an minimal 10 juz dalam jangka waktu 2 tahun, terdiri dari 6 marhalah (tingkat). 1 marhalah lamanya 4 bulan. Adapun perhitungan target pencapaian tersebut adalah sebagai berikut:
Hafalan pada Hari Efektif Belajar (9 Juz)

Tingkat
I
II
III
IV
V
VI

Juz yang mesti di hafal

Juz 30
Juz 1 s/d ½ Juz 2
Pertengahan Juz 2 s/d Juz 3
Juz 4 s/d ½ Juz 5
Pertengahan Juz 5 s/d juz 6
Juz 7 s/d Juz 8
9 Juz
1 Juz
1,5 Juz
1,5 Juz
1,5 Juz
1,5 Juz
2 Juz

 Penghitungan         :

Ø  Tingkat I                     : Wajib menghafal 4 baris setiap pertemuan. 1 tingkat = 80 x pertemuan
                                  : 4 baris x 80 = 320 baris (selama 1 tingkat/ 4 bulan)
                                  : 320 baris = 21 halaman ukuran Qur’an cetakan Beirut. Atau sama
                                    dengan 1 Juz.

Ø  Tingkat II s/d V         : Wajib menghafal 6 baris setiap pertemuan. 1 tingkat = 80 x pertemuan
                                  : 6 baris x 80 = 480 baris (selama 1 tingkat/ 4 bulan)
                                  : 480 baris = 32 halaman ukuran Qur’an cetakan Beirut. Atau sama 
                                    dengan 1 ½ Juz.



Ø  Tingkat VI                  : Wajib menghafal 6 baris setiap pertemuan. 1 tingkat = 80 x pertemuan
                                  : 8 baris x 80 = 640 baris (selama 1 tingkat/ 4 bulan)
                                  : 640 baris = 42 halaman ukuran Qur’an cetakan Beirut. Atau sama 
                                    dengan 2 Juz

Program Hari Libur Nasional, Ramadhan dan Kenaikan Tingkat ( 1 Juz)

Bidang Pendidikan Madrasah Al-Qur’an akan membuka kelas tambahan untuk mengejar target sebanyak 1 juz pada tiap-tiap libur sekolah, baik itu libur panjang kenaikan semester maupun pada bulan suci Ramadhan.

*   PRA TAHFIZH (TAHSIN AL-QUR’AN)
Program ini di khususkan bagi santri pasca Iqra’, namun belum memenuhi standar untuk menghafal Al-Qur’an secara mandiri. Jadi program ini, membantu santri untuk lebih mendalami dan menguasai ilmu tajwid sehingga di harapkan nantinya, santri terhindar dari kesalahan-kesalahan ketika mulai menghafal Al-Qur’an. Jadi, sebelum memasuki program Tahfizh, semua santri wajib mengikuti program Pra-Tahfizh ini, dalam jangka waktu tergantung dari kemampuan santri, maksimal 1 semester (4 bulan)

* TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ)
Madrasah Al-Qur’an juga membuka program belajar membaca Al-Qur’an, atau yang lebih kita kenal dengan Iqra’. Program ini membuka peluang bagi semua anak yang belum bisa membaca Al-Qur’an sama sekali. Program ini dikhususkan untuk anak berumur 4-6 tahun.  

I.                    MATA PELAJARAN
*      Mata Pelajaran Pokok
o   Tahfizhul Qur’an ( Menghafal Al-Qur’an)
*      Mata Pelajaran Penunjang
o   Bahasa Arab                  
Santri dilatih dan dibiasakan untuk berkomunikasi dengan bahasa Arab
o   Muhadharah (Pidato)
Santri dilatih dan dibiasakan untuk berani menyampaikan kebaikan& kebenaran serta melarang kemungkaran
o   Fahmul Qur’an             
Selain membaca, santri dituntun untuk memahami apa yang dibacanya, dan mengamalkan isinya.
o   Seni Tilawah                 
Seni membaca Al-Qur’an dengan irama-irama Tilawah
o   Asbabun Nuzul            
Santri diwajibkan untuk mengetahui sebab-sebab turunnya ayat pada juz-juz tertentu.
o   Hadits-hadits pilihan               :
Selain Al-Qur’an, santri juga di anjurkan untuk menghafall hadits-hadits Nabawiyyah yang shahih.
II.                SISTEM EVALUASI
Evaluasi kenaikan tingkat di lakukan per empat bulan sekali. Santri yang mencukupi nilai standar kelulusan yang ditargetkan pada setiap mata pelajaran, maka memiliki kemungkinan untuk naik ke tingkat selanjutnya. Akan tetapi, kenaikan tingkat juga sangat ditentukan oleh pencapaian hafalannya pada semester tersebut. Setidaknya, santri harus bisa mencapai setengah dari target yang ditentukan pada masing-masing marhalah (tingkat).
Sebelum Ujian Akhir Marhalah (UAM), juga akan dilaksanan latihan-latihan harian serta ulangan tengah semester (UTS). Semua nilai-nilai itu, akan diakumulasikan untuk mendapatkan nilai murni. Bagi santri yang tidak mencukupi nilai standar, maka tidak diizinkan untuk melanjutkan ke marhalah selanjutnya, dan diharap sabar untuk tetap pada marhalahnya yang lama.     
  
III.   KEGIATAN EKSTRAKULIKULER
        Shalat “Qiyaamul Lail bareng” adalah salah satu program rutin bulanan di Madrasah Al-Qur’an saat ini. Kegiatan qiyamul lail bareng ini dilaksanakan pada setiap minggu pertama awal bulan. Dengan bermacam-macam agenda di dalamnya. Diantaranya, menonton film-film Islami, kisah Nabi dan Rasul, kisah para sahabat, dll. Juga terkadang diselingi oleh tausiyah agama oleh para ustadz MQ sendiri. Kegiatan ini bertujuan membina mental spiritual anak, serta membangun kepribadian yang lurus, dimana anak  dilatih sejak dini untuk bangun dimalam hari dan bermunajat kepada Allah swt. Hal tersebut di contohkan oleh Nabi saw dan para sahabat, juga sangat dianjurkan bagi para penghapal Al-Qur’an.   


“Futsal bareng” juga merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler bulanan di Madrasah Al-Qur’an saat ini. Kegiatan ini merupakan salah satu ajang refreshing bagi santri, setelah sebulan tekun mengikutii rutinitas pembelajaran di Madrasah. Kegiatan ini diharapkan mampu menghilangkan kejenuhan dan kebosanan anak dalam masa menghapal Al-Qur’an. Disamping itu, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dan rasa solidaritas yang tinggi diantara sesama.